MISTAKE PART 9 (END)
Jungsoo mengeluarkan ponsel dari saku jaketnya, lalu mencari cari nama di
phonebooknya, ya siwon, dia menelepon namja yg sangat ia benci itu
"Yeoboseyo? Apa benar ini Siwon?" Tanya jungsoo
"Ne,
nuguseyo?" tanya siwon
"Kau, kau harus segera datang ke rumah sakit parang! Lee Hyo Ae
sedang sekarat disini, ini semua gara gara kau, kau yg telah membuat yeoja yg
aku cintai seperti ini! Kau harus segera kesini! Lihat apa yg telah kau perbuat
pada Lee!!! Kalau kau tidak kesini, akan aku bunuh kau!" Ucap jungsoo dgn
nada emosi lalu menggeser tombol merah diponselnya dan kembali mendatangi ruangan
Hyo.
"Lee sekarat? Tapi- tapi
kenapa bisa seperti ini? Apa semua salahku? Ya tuhan, lee mianhae, jeongmal
mianhae lee, kenapa kau senekat itu?" Ucap siwon berusaha menahan air
matanya jatuh.
Segera siwon berangkat menuju rumah sakit, ±45 menit akhirnya siwon
sampai dirumah sakit
"Suster, pasien bernama Lee Hyo Ae berada di ruangan berapa?"
Tanya siwon sambil mengatur napasnya
"Tunggu ya tn. Saya akan cari dulu.. Mm ny. Lee Hyo Ae berada
dirungan 156, dilantai 3" jawab suster itu
"Ne ne, kamsahamnida" ucap siwon dan langsung berlari menuju
lift.
Sesampainya dilantai 3 siwon berlari mencari2 ruangan Hyo, dan langsung
masuk tanpa mengetok pintunya terlebih dahulu
"Lee!" Teriak siwon saat melihat Hyo yg terbaring lemah
"Lee, mianhae lee, semua ini salahku, lee mianhae jeongmal mianhae,
sadarlah lee" ucap siwon sambil memegang erat tangan Hyo
"Ya, memang semua ini salahmu, kau yg telah membuat Lee begini, apa
kau menyesal hah? TERLAMBAT!!" Teriak Jungsoo pada Siwon dgn menekannkan
kata 'terlambat'.
Siwon yg mendengarnya tidak menghiraukannya dia terus saja menangisi Hyo,
setetes demi setetes air mata siwon jatuh di telapak tangan Hyo, segera siwon
menghapus air mata itu, tak disangka saat siwon memegang tangan Hyo, tangan Hyo
berbalik mengenggam tangan siwon
"ah, Lee? Kau sudah sadar? Lee.. Terimakasih tuhan" ucap siwon
yg sontak membuat mata jungsoo membulat seketika
"apa? Lee sudah sadar?" Ucap jungsoo kaget
"Ne, dia mengenggam tanganku, lee bukalah matamu lee, lihat aku, aku
siwon" ucap siwon sambil terus mengenggam tangan hyo.
Hyo membukakan matanya perlahan, Hyo melihat ada Siwon, dan Jungsoo, Hyo
menitihkan air matanya saat dia tersadar tangannya sedang digenggam dgn erat
oleh namja yg dia cintai
"Lee.. Jangan menangis lagi, hajima lee hajima, aku tidak mau
melihatmu menangis olehku, lee hajima" ucap siwon sambil menghapus air
mata yg jatuh di wajah Hyo
Hyo melihat ada Jungsoo sedang tersenyum lembut sambil menangis
"Ja-nga-an me-nang-is Jung-soo" Ucap hyo sambil tersenyum,
diapun melepas selang pembantu napas dihidungnya
"Di-mana Appa?" Tanya Hyo
"Appamu pulang, mengambil pakaian untukmu" Jawab jungsoo
"tidak usah, i-nni mungkin hari terakhirku melihat kalian semua,
sungguh aku sudah tidak tahan, ini sangat sakit, bahkan aku tidak bisa merasakan
kakiku bergerak" ucap hyo sambil memukul mukul kakinya
"Lee.. cukup lee, mianhae aku yg sudah membuatmu begini, lee
mianhae" ucap siwon sambil mencium tangan Hyo
"A-aniyo Siwon-ssi, ini bukan salahmu, ini salahku yg tidak pernah
bisa melupakannmu, mianhae aku sudah mengganggu hari harimu, aku senang saat
ini, disaat terakhirku, kalian ada didekatku" ucap hyo menggengam tangan
Siwon dan Jungsoo
"Tolong katakan pada appa, mianhae selama ini aku sudah
menyusahkannya, aku sangat mencintainya" ucap hyo sambil menahan air
matanya yg akan terjatuh
"Lee.. Kau kenapa? Lee bertahanlah demi appamu" ucap jungsoo
"a-aniyo jungsoo, aku - aku sudah tidak tahan, lebih baik aku mati
saja" ucap hyo sambil memamerkan senyuman terakhirnya
"Dan untuk kalian berdua, terimakasih sudah mewarnai hari hariku
selama sebulan ini, aku sangat menyayangi kalian, siwon-ssi semoga kau langgeng
bersama Jessica, aku turut bahagia, jagalah yeoja cantik itu, aku berjanji
tidak akan pernah menganggu kalian lagi, aku akan melupakanmu, Jungsoo gomawoyo
kau selalu ada disaat aku sedih, kau selalu menemaniku, walaupun tingkahmu
membuatku kesal, aku berjanji tidak akan menyusahkanmu, aku tidak akan pernah
menangis lagi, aku juga tidak akan menunjukkan muka jelekku lagi kepadamu, aku
berjanji akan selalu tersenyum dialam sana nanti" ucap hyo tersenyum lalu
menangis lagi
Siwon dan Jungsoo yg mendengar perkataan hyo hanya menangis tersedu sedu,
Hyo menarik nafasnya yg sesak, sungguh sesak, darah segar mengalir keluar dari
hidung hyo
"Go-ma-wo" hyo mencoba mengucapkan itu dengan sekuat tenaganya
"Lee, lee, bertahanlah, leeeeee" teriak Jungsoo
"uisa, uisa tolong, uisa toloong" teriak siwon diluar ruangan
hyo, tak lama kemudian uisa dan suster masuk kedalam ruangan lalu memeriksa
Hyo, Jungsoo dan Siwon duduk diluar ruangan hyo, sambil terus menangisi yeoja
itu
"Aku sungguh sangat bersalah, aku tidak tau kalau akhirnya lee akan
seperti ini" ucap Siwon sambil terus menangis
"Kau- kau tidak tau betapa menderitanya lee saat kau menolak
cintanya, hidupnya jadi tidak karuan, kacau! Tapi dia masih setia menjaga
perasaannya sampai akhir hidupnya skrng! Betapa pabonya kau menyia nyiakan
seseorang yg mencintaimu dengan tulus" ucap jungsoo pada siwon
Siwon hanya menunduk dan masih terus menangis, tak lama uisa pun keluar
dari ruangan hyo
"uisa, uisa bagaimana keadaan Lee?" Tanya jungsoo panik
"Mianhae, kami sudah berusaha semaksimal mungkin, tapi tuhan
berkehendak lain, dia sudah tenang dialam sana" jawab uisa
"apa? Lee!! Lee jgn tinggalkan aku lee" teriak jungsoo
Lalu siwon dan jungsoo pun masuk kedalam ruangan melihat sesosok yeoja
polos yg sangat manis tertidur untuk selama lamanya
"Lee aku belum sempat menyatakan cintaku padamu lee, lee saranghaeyo"
ucap jungsoo pada Hyo
"Lee.. I love you to, kau yg meminta itu kan saat aku menolak
cintamu, dan sekarang aku akan terus menyebutnya untukmu lee, lee I love you
to" ucap siwon sambil memegang erat tangan hyo.
Jungsoo dan siwon terus menangisi yeoja itu ya Lee Hyo Ae seorang yeoja
polos yg mencintai seorang namja hingga akhir hidupnya.
TAMAT
Yeayyy akhirnya FF pertama saya udah tamat, gomawo buat yang udah baca dari awl sampe tamat ini, tungguin terus FF lainnya yaaaa :^)

